Menu Tutup

AGKDI Dorong Industri Gim dan Konten Digital Nasional Lewat INDONESIA GAME EXPERIENCE (IGX) 2025 Bandung

Hendri Andrigo Sutanto: “Game bukan sekadar hiburan, tapi bahasa baru kreativitas anak bangsa.”

Bandung, 23 Oktober 2025 – Gelaran Indonesia Game Experience (IGX) 2025 di Cihampelas Walk, Kota Bandung, menjadi momentum penting bagi tumbuhnya ekosistem gim dan konten digital Indonesia. Di balik sukses acara yang berlangsung 16–19 Oktober ini, peranan Asosiasi Game dan Konten Digital Indonesia (AGKDI) di bawah kepemimpinan Ketua Umum Hendri Andrigo Sutanto menjadi sorotan utama.

Dengan tema “Digital Unity in Culture and Creativity”, INDONESIA GAME EXPERIENCE (IGX) 2025 menghadirkan pameran teknologi, turnamen e-sports, hingga forum diskusi lintas sektor yang mempertemukan pelaku industri, kreator muda, pemerintah, dan komunitas. Namun lebih dari itu, kehadiran AGKDI sebagai penggerak utama menandai babak baru bagi industri kreatif berbasis digital di Indonesia.


AGKDI Sebagai Motor Kolaborasi

Sejak awal berdiri, AGKDI membawa visi besar: menjadikan game dan konten digital sebagai pilar ekonomi kreatif Indonesia yang berdaya saing global.
Di bawah arahan Hendri Andrigo Sutanto, AGKDI tidak hanya menjadi wadah asosiasi, tetapi juga jembatan antara komunitas, industri, dan pemerintah.

“Melalui IGX, kami ingin menunjukkan bahwa industri gim bukan hanya soal bermain, tapi soal inovasi, edukasi, dan ekspresi budaya,” ujar Hendri dalam sambutannya di pembukaan INDONESIA GAME EXPERIENCE (IGX) 2025 Bandung.

Hendri juga menegaskan bahwa Bandung, dengan semangat kreatif dan komunitas digital yang kuat, menjadi lokasi ideal untuk memperkuat kolaborasi antar pelaku industri. “Kita punya potensi besar — dari developer lokal, desainer, hingga animator — yang siap bersaing di level internasional. AGKDI ingin menjadi ruang yang mempersatukan mereka,” tambahnya.


Hasil Nyata dari INDONESIA GAME EXPERIENCE (IGX) 2025

Selama empat hari penyelenggaraan, INDONESIA GAME EXPERIENCE (IGX) 2025 menarik ribuan pengunjung dan melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, komunitas gamer, pengembang lokal, hingga brand teknologi besar.
Beragam program unggulan seperti Game Developer & Publisher Showcase, Talkshow Edukasi Digital, hingga Esports Friendly Match menjadi magnet bagi para pelaku industri dan pengunjung muda.

Kehadiran AGKDI di setiap rangkaian acara memperlihatkan komitmen nyata untuk memperkuat jejaring antar-pelaku kreatif, membuka peluang kerja sama, serta memperluas akses ke pasar internasional.


Kepemimpinan Visioner Hendri Andrigo Sutanto

Di bawah kepemimpinan Hendri Andrigo Sutanto, AGKDI tampil dengan pendekatan inklusif dan progresif. Hendri dikenal sebagai figur yang mendorong sinergi lintas sektor — menghubungkan dunia pendidikan, industri, komunitas, dan pemerintah.
Visinya sederhana namun kuat: menjadikan game dan konten digital sebagai bagian dari budaya bangsa yang membanggakan.

“Indonesia memiliki talenta luar biasa. Tugas kita adalah menciptakan ruang dan dukungan agar mereka bisa berkembang, menghasilkan karya yang diakui dunia,” tegasnya.


Langkah ke Depan

Keberhasilan INDONESIA GAME EXPERIENCE (IGX) 2025 di Bandung bukanlah akhir, melainkan awal dari langkah besar AGKDI menuju penguatan ekosistem kreatif digital nasional.

AGKDI berencana melanjutkan road show ini di berbagai kota, Jakarta sebagai kota ke lima pada tahun ini, dengan tujuan memperluas dampak, memperkuat jaringan, dan mempercepat transformasi industri gim dan konten digital di tanah air.


Tentang AGKDI

Asosiasi Game dan Konten Digital Indonesia (AGKDI) adalah organisasi nasional yang berfokus pada pengembangan ekosistem industri gim dan konten digital di Indonesia. AGKDI menjadi wadah kolaborasi antara pelaku industri, komunitas kreatif, lembaga pendidikan, dan pemerintah untuk menciptakan industri digital yang berdaya saing dan berkelanjutan.